Tidak cuma sekali, tiap kali USG, Hayley melihat dua putranya dalam janin yang sedang bergandengan. Tapi dokter masih memperingatkan potensi tali pusat kusut tetap ada. Semakin besar mereka didalam janin, semakin besar resiko itu muncul.

Pada ketika usia kandungan 34 hari minggu, dokter menyarankan supaya kedua putranya di lahirkan. Dokter tak hendak ambil resiko apabila membiarkan bayi ini semakin besar di dalam janin Hayley.

“Anak-anakku lahir beda sekitar 36 detik. Rowan mempunyai berat 2.12 kg dan juga Blake 2.05 kg,” terang Hayley.

Pada saat telah lahir, ada masalah pada pernapasan mereka. Ada cairan yang masuk ke paru-paru hingga membuat mereka mesti berusaha lebih untuk bisa bernapas. Beruntung, kondisi yang menegangkan itu dapat dilalui dan juga 3 hari minggu sesudah lahir si kembar dapat dibawa pulang ke rumah.

“Sekarang anak-anak sehat dan juga tumbuh dengan cepat. Saya dan juga Charlie merasa beruntung mempunyai mereka. Serta nanti ketika telah besar, saya akan menceritakan pada mereka tentang ikatan yang luar biasa diantara mereka berdua,” terang Hayley lagi.

Saling Menguatkan, Bayi Kembar Ini Bergandengan Sejak di Rahim
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *