Rakyat Indonesia termasuk dalam orang-orang yang suka merokok. Walaupun telah tahu betapa berbahayanya kebiasaan ini untuk kesehatan, tetap saja tetap banyak orang yang merokok di sembarang area tanpa mempedulikan orang-orang di sekitarnya. Salah 1 orang yang menjadi korban kebiasaan orang yang merokok sembarangan yaitu Rendhy Maulana. Ketika Dia sedang berkendara dengan sepeda motor, tiba-tiba mata kanannya terasa cukup perih akibat tertimpa bara rokok yang mana tertiup angin di jalanan raya. Biasanya, bara rokok ini dari orang yang berkendara sembari merokok.
Postingan Rendhy menunjukkan mata kanannya sedang di perban akibat dari bara rokok ini pun lalu jadi viral di medsos. Dalam postingan ini sendiri, Rendhy mengungkapkan bahwa matanya tiba-tiba saja terasa perih ketika berkendara di daerah Kampung Melayu, Jakarta. Dia pun segera meminggirkan sepedanya untuk mencuci matanya menggunakan air minum yang Dia bawa. Sayangnya, mata kanannya susah untuk dibuka serta ketika terbuka pun, penglihatannya masih cenderung kabur. Melihat sesuatu gelagat yang tak beres pada penglihatannya, Dia pun segera mencari dokter mata terdekat.

Ketika diperiksa oleh dokter mata, di ketahui bahwa mata kanannya faktanya mengalami iritasi yang cukup parah. Beruntung, kondisi penglihatannya tetap dapat dipulihkan walaupun untuk sementara mata kanannya diperban supaya tak tertimpa debu. Sampai hari ini, mata kanannya belum benar-benar pulih serta pandangannya tetap cenderung kabur.

Sebab kejadian ini, Rendhy pun berpesan pada seluruh pemakai jalan supaya lebih berhati-hati, khususnya untuk mereka yang doyan merokok sambil berkendara. Dari pada mencelakakan oranglain seperti yang ia alami, ada baiknya kalau mereka berhenti di pinggir jalan lebih dulu kalau hendak menikmati rokoknya. Berdasarkan Rendhy, apa yang Dia alami tetap tak seberapa sebab dapat jadi ada orang lain yang matanya tertimpa bara rokok mengalami suatu kerusakan penglihatan yang permanen ataupun kecelakaan.

Tertimpa Bara Rokok Ketika Bermotor, Mata Laki-laki Ini Tertimpa Iritasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *